Skip to main content

Menebak Merek Rokok Idaman Para Idol Kpop di Korea Selatan oleh - manfaatrokok.xyz

Halo sahabat selamat datang di website manfaatrokok.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Menebak Merek Rokok Idaman Para Idol Kpop di Korea Selatan oleh - manfaatrokok.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membacaMemang menjadi sebuah risiko bagi seorang publik figur untuk tetap tampil baik di depan khalayak umum. Citra imaji yang dibentuk oleh banyak orang memenjarakan kebebasan seorang publik figur itu tersendiri. Begitu juga dengan para selebritis dan penyanyi di Korea Selatan. Ketahuan merokok sedikit saja sudah mengganggu karier mereka ke depan. 
Tulisan kali ini sebenarnya tidak akan membahas secara lebih dalam tentang hal tersebut. Akan tetapi bagaimanapun juga para tokoh idola di Korea Selatan juga punya hak untuk merokok dan merayakan kebebasan. Memang apa salahnya? Lagian rokok adalah produk yang legal di banyak negara. Selama tokoh tersebut sudah kategori cukup umur untuk merokok, tidak ada salahnya kok.
Tok…

PHILIP MORRIS BOLD, NAMA BARU DARI SAMPOERNA U BOLD DENGAN KEUNGGULAN KUALITAS KELAS DUNIA

Selamat sore,

Hari ini merupakan hari kedua admin menuliskan postingan setelah lama rehat dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan. Adapun postingan ini merupakan sebuah postingan yang terhitung spesial, mengingat admin mendapatkan barang ini secara eksklusif di Indomaret pada hari kemarin. Barang ini merupakan barang yang sejatinya sudah lama admin ketahui, terhitung bulan Januari lalu admin sudah mendapatkan info terkait dengan peluncuran produk ini melalui Twitter. Bisa dilihat tweet-nya layaknya berikut ini:


Sebuah brand baru akan muncul, dengan membawa nama besar yang sudah dikenal (clue= salah satu pabrikan terbesar di Indonesia dari salah satu segmen sigaret) . Terakhir dapat info, segmen rokok ini ialah Bold.
See Review Rokok's other Tweets

Adapun untuk pergantian nama dari U Bold sejatinya baru admin ketahui sejak bulan Februari lalu, dimana U Bold sempat melakukan proses transisi dengan mengubah ukuran batangnya dan menurunkan kadar tar serta nikotin dari rokok tersebut. Memang, transisi ini tidak diumumkan melalui media cetak ataupun televisi, dikarenakan pihak HM Sampoerna seakan memberi kejutan bagi konsumen setia dari U Bold itu sendiri. Rokok ini sendiri pada akhirnya dinamakan sebagai Philip Morris Bold. Atau Anda cukup menyebutnya sebagai PM Bold untuk memudahkan pembelian. 

Sejatinya, Philip Morris merupakan brand terbaru dari HM Sampoerna untuk segmen SKM Value For Money. Dengan keunggulan image brand yang lebih berkelas dibandingkan dengan brand sebelumnya, yakni Sampoerna U. Dugaan saya sejauh ini, Philip Morris akan menggantikan portofolio Sampoerna U secara permanen, dikarenakan image Sampoerna U dianggap sebagai rokok yang kurang memiliki kesan premium. Adapun produk ini sejatinya akan mulai diluncurkan pada esok hari, 6 Maret 2019. Namun, terhitung Sabtu kemarin, 2 Maret 2019, produk ini sudah beredar di beberapa Modern Trade di Indonesia (dalam hal ini Indomaret yang merupakan partner utama HM Sampoerna dalam mendistribusikan rokoknya di Modern Trade). 

Adapun alasan dari pergantian nama salah satu portofolio Sampoerna U menjadi Philip Morris, yakni U Bold dapat saya jelaskan sebagaimana berikut (kemungkinan analisis ini bisa bersifat salah, dikarenakan saya tidak mempunyai data pasti terkait dengan growth dari U Bold itu sendiri):
  1. Philip Morris Bold, merupakan awal masuknya dari brand Philip Morris di Indonesia itu sendiri. Philip Morris memang dikenal sebagai pembuat dari Marlboro, akan tetapi brand dengan nama Philip Morris sendiri tidak begitu kuat di kawasan Asia Tenggara (terkecuali Filipina dengan adanya Philip Morris Menthol 100's). Brand Philip Morris sejatinya dikenal sebagai salah satu brand SPM yang cukup populer di kawasan Eropa Timur dan beberapa negara Amerika Latin. Adapun dugaan sementara dari saya terkait dengan pergantian nama produk ini ialah dipicu oleh kesuksesan dari peluncuran Marlboro Filter Black itu sendiri di tahun 2017, sekaligus perubahan image dari portofolio Sampoerna di Indonesia menjadi lebih "Internasional". Perubahan ini memang seringkali terjadi pada perusahaan berbasis Multinasional, salah satunya yang sering dilakukan di luar negeri ialah perubahan brand lokal menjadi brand Internasional. Keuntungan yang bisa diambil dengan mengubah brand lokal menjadi brand Internasional ialah konsumen seakan mendapatkan jaminan kualitas yang sama dengan produk di Luar Negeri (meskipun yang ditawarkan berbeda jenis dengan produk di Luar Negeri). 
  2. Perubahan ini salah satunya juga dikarenakan U Bold memiliki penjualan paling lemah diantara semua brand SKM Full Flavor yang dimiliki HM Sampoerna. Berdasarkan fact sheet yang dikeluarkan oleh HM Sampoerna di tahun 2018, secara umum Sampoerna U memiliki penurunan market share cukup besar bila dibandingkan dengan portofolio HM Sampoerna lainnya. Bila dibandingkan dengan Quarter 1, di tahun 2018 yang sebelumnya Sampoerna U memiliki market share sebesar 3%, penurunan di Quarter 2 di tahun yang sama menunjukan penurunan 0.4% menjadi 2.6%. Secara umum, portofolio Sampoerna U terhitung mengalami penurunan dibandingkan dengan portofolio Sampoerna lainnya. Perubahan mendasar ini salah satunya memaksa U Bold mengubah namanya menjadi Philip Morris, dan akan diikuti oleh portofolio Sampoerna U dikemudian hari. Adapun bila tetap bertahan dengan menggunakan nama U Bold, dikhawatirkan akan berimplikasi dengan penurunan market share dari Sampoerna U itu sendiri.
  3. Dapat dikatakan, dengan adanya keuntungan kualitas seakan meningkat menjadi "world class", dan adanya dampak penurunan dari market share Sampoerna U sendiri menyebabkan terjadinya perubahan nama dari U Bold itu sendiri. Ada dugaan, strategi push marketing akan dilakukan secara intensif selama 3-5 bulan kedepan, untuk memperkenalkan nama baru dari U Bold ini sendiri. Diharapkan setidaknya brand Philip Morris bisa memiliki market share diatas 0.3% untuk Quarter pertama ini.
Baiklah, itu sedikit analisis dari saya terkait dengan perubahan nama dari U Bold menjadi Philip Morris Bold itu sendiri. Mari kita review rokok ini dimulai dari harganya terlebih dahulu. Untuk harga rokok ini saat ini dijual dengan harga Rp. 12.000 (cukai 13.450) dengan kuantitas sebesar 12 batang. Bila dihitung per batang, rokok ini bisa dijual dengan harga 1.000 per batangnya. Untuk harga sendiri saya memberi nilai 10 dari 10.

Kemudian kita coba review kemasannya dengan seksama







Kemasan rokok ini menggunakan basis warna merah darah, hitam, dan kuning. Bagian depan yang tak terlihat di foto, terdapat pattern khas brand Philip Morris yakni panah yang cenderung mengarah ke bawah dan panah yang mengarah ke atas. Panah ini melambangkan unsur Inggris yang klasik, dan memiliki sifat elegan. Bila disentuh, maka pattern cenderung memiliki emboss halus namun terasa. Bagian tengah kemasan terdapat siluet dari Sir Philip Morris, seorang ahli peracik tembakau asal London, Inggris yang membuat rokok pertamanya yakni Philip morris. Siluet memiliki unsur topi Top Hat, unsur muka dari Sir Philip Morris, dasi, tuxedo, dan tongkat kayu sebagai pelambang bahwa Sir Philip Morris merupakan orang terkenal dan memiliki wibawa. Siluet memiliki warna gabungan silver dan merah darah. Siluet memiliki unsur emboss halus namun cukup tebal. Terdapat tulisan ESTD di bagian kiri siluet dan 1847 di bagian kanan siluet, menandakan bahwa brand ini sudah ada sejak tahun 1847. Terdapat semacam emblem berbentuk jajar genjang, dengan adanya garis sayatan di bagian kiri atas, kanan atas, kiri bawah, dan kanan bawah berwarna putih. Terdapat tulisan PHILIPMORRIS dengan adanya tulisan PHILI berwarna putih, dan ORRIS berwarna putih. Tulisan PM di tengah menggunakan warna abu-abu. Font tulisan Philip Morris memiliki kesamaan dengan produk yang ada di Eropa Timur, dan emblem ini merupakan desain terbaru dari Philip Morris secara global. Tulisan memiliki efek emboss tebal dan cenderung kuat. Terdapat semacam kotak yang memiliki gradasi kecil bertuliskan BOLD. Di bagian bawah terdapat tulisan LONDON, ENGLAND berwarna kuning. Dan dibawah bertuliskan 12 FILTER KRETEK.

Bagian belakang juga terdapat unsur jajar genjang beserta sayatan berwarna putih, unsur siluet berwarna silver dan merah darah, serta signature dari Philip Morris yang memiliki efek emboss. Pada bagian deskripsi, terdapat tulisan PHILIPMORRIS, adanya penegasan bahwa rokok ini memiliki kualitas kelas dunia sejak 1847, diracik dengan menggunakan tembakau dan cengkeh untuk rasa mantap dan kaya rasa, dan penanda bahwa rokok ini dibuat oleh HM Sampoerna ialah adanya penegasan bahwa rokok ini dibuat oleh pencipta Dji Sam Soe. Bagian kiri atas terdapat semacam insignia PM, 1847, dan LONDON. Bagian paling bawah terdapat logo Dji Sam Soe sebagai penanda kualitas yang sama dengan Dji Sam Soe. Tekstur kemasan belakang cenderung memiliki unsur tebal namun halus, sesuai dengan karakteristik yang ingin dibawa oleh rokok ini. 

Bagian kanan kemasan terdapat tulisan SKM, dan larangan jual. serta sambungan dari jajar genjang bagian depan. Bagian kiri kemasan terdapat tanda tangan Sir Philip Morris berwarna merah darah, dan adanya lanjutan jajar genjang yang sama. Bagian atas kemasan terdapat tulisan PHILIPMORRIS BOLD dengan adanya unsur emboss dan jajar genjang, dan di bawah kemasan terdapat tulisan PHILIPMORRIS. Produk ini dibuat oleh HM Sampoerna, yang juga membuat U Bold pada masa terdahulu. Tekstur kemasan bila dibuka plastiknya cenderung agak licin namun cukup kuat. Saya merasa kemasan rokok ini sangat klasik dan sangat menjual. Untuk kemasan rokok ini saya memberi nilai 9.7 dari 10.

Kemudian kita coba buka plastiknya dan kemasannya dengan seksama


Bagian inner hinge lid terdapat tulisan suara.konsumen@sampoerna.com sebagai penanda bahwa produk ini merupakan produk HM Sampoerna, bukan produk Philip Morris Indonesia. Bagian inner frame terdapat pattern khas Philip Morris, tanda tangan dari Sir Philip Morris, dan tulisan "NAMA BARU, RASA SAMA, KUALITAS DUNIA" yang menjelaskan bahwa ini merupakan nama baru dari U Bold. Pada produksi awal dari rokok ini, terdapat package insert yang menjelaskan perubahan nama namun memiliki rasa yang sama dengan U Bold. Bisa dilihat layaknya gambar di bawah ini:



Foil dari rokok ini terlihat di foto bawah ini, terdapat pattern bertuliskan PHILIPMORRIS dan warna merah darah yang sama dengan U Bold. Hanya saja, pattern ini cenderung simetris dan tidak memiliki curve layaknya U Bold. 


Tekstur foil bila dipegang,  cenderung cukup halus dan tidak memiliki unsur emboss. Bisa dikatakan dari dalam saja, sudah terlihat lebih elegan bila dibandingkan dengan U Bold terdahulu.

Kemudian kita coba tarik foil-nya dengan seksama


Batang rokok terlihat memiliki corak cork yang lebih halus bila dibandingkan dengan U Bold. Susunan batang rokok ini ialah 6 di depan, dan 6 di belakang. Kuantitas rokok ini ialah 12 batang.

Kemudian kita coba tarik batang rokok-nya dengan seksama


Batang rokok ini memiliki panjang sebesar 90mm dan memiliki diameter dengan perkiraan sebesar 8.1mm atau lebih. Terdapat semacam batasan tipping paper dengan adanya sedikit warna putih. Bagian atas batasan, terdapat tulisan BOLD berwarna merah darah, dan tulisan PHILIPMORRIS berwarna abu-abu, adanya garis merah darah, dan siluet dari Sir Philip Morris itu sendiri berwarna silver. Tipping paper memiliki warna dasar cork, dan memiliki penyebaran pattern yang terkesan lebih halus.

Kemudian kita coba rasakan rokok-nya dengan seksama


Ketika sebelum dibakar, rokok ini seakan memiliki sedikit rasa gurih, dengan adanya sentuhan rasa raspberry serta fruity yang cenderung kuat, dan adanya unsur fermented yang khas. Namun ketika dibakar, rokok ini cenderung menawarkan sensasi manis fruity yang lebih kuat, disertai adanya sensasi spicy yang cenderung kuat, dan adanya sensasi fermented khas yang otentik. Sensasi manis fruity ini memiliki intensitas cukup baik, dalam artian tidak terlalu tinggi, namun juga tidak terlalu rendah. Meskipun saya merasakannya agak tipis bila dibandingkan dengan Sampoerna U Bold ukuran terdahulu. Dalam sensasi fruity yang ada pada rokok ini, merupakan gabungan dari raspberry, nanas, nangka, dan sedikit leci. Raspberry cenderung sangat dominan dalam rokok ini, dikarenakan untuk membentuk karakter khas Full Flavor. Penambahan nanas dimaksudkan untuk menciptakan kesan asam segar, dalam taraf yang menurut saya cukup baik. Penambahan nangka dimaksudkan untuk menciptakan sensasi rasa fermented khas yang menjadi ciri dari rokok Full Flavor. Serta leci untuk membentuk karakter khas SKM dari Sampoerna itu sendiri. Ada dugaan, rokok ini menggunakan essens rhum untuk memperkuat citarasa fermented khas dari SKM Full Flavor Sampoerna itu sendiri. Cenderung memiliki sensasi hangat, namun tidak over. Sensasi spicy menurut saya pribadi berada pada tingkatan yang cukup lemah namun terkesan baik. Saya dapat merasakan sensasi adas manis, pekak, dan kapulaga sebagai salah satu penyusun saus spicy dari rokok ini. Bisa dikatakan cengkeh pada rokok ini berada pada tingkatan cukup baik, dengan rasa tidak terlalu pedas namun tidak terlalu hambar.

Adapun blend dari rokok ini saya menduga menggunakan dominan Tembakau Berjenis Oriental asal Indonesia. Beberapa tembakau yang saya deteksi ialah Madura, Temanggung, dan Boyolali. Cenderung memiliki sensasi nutty agak lemah bila dibandingkan dengan U Bold versi terdahulu, namun tetap terasa dan memiliki karakter yang khas. Cukup earthy dan balance dari segi blend, dalam artian rokok ini memiliki grade tembakau dalam kualitas menengah dan seimbang dari penggunaan tembakaunya itu sendiri. Bila dikeluarkan dari hidung, rokok ini seakan menawarkan adanya aroma fruity yang khas dan aroma nutty yang cenderung kuat namun sedikit lemah. Tarikan dari rokok ini terbilang sangat mantap, meskipun agak kurang begitu kuat dibandingkan dengan U Bold versi terdahulu. Cukup halus secara rasa, meskipun saya bisa menggambarkan bahwa rasa rokok ini memiliki kehalusan dalam tingkat yang menengah. Secara karakteristik tarikan, rokok ini cukup memiliki sensasi harshness yang terasa, dalam artian ada sedikit unsur kasar yang ada pada rokok ini. Throat hit pada rokok ini bisa dibilang hampir tidak ada, dalam artian rokok ini tidak menusuk tenggorokan secara signifikan. Bahkan menurut saya pribadi, tidak menusuk tenggorokan sama sekali. Durasi bakar rokok ini sekitar 12-13 menit, dalam artian meskipun kadar tar dari rokok ini hanya 28mg, akan tetapi secara durasi bakar terhitung sangat baik. Aftertaste yang ditawarkan ialah asam fruity yang meninggalkan kesan baik di tenggorokan, sensasi fermented yang terasa, dan sensasi nutty yang terkesan cukup kuat.

Namun, kelemahan rokok ini ialah ketika bakaran pada posisi mendekati akhir, cenderung mulai hangat dan mulai panas. Ketika mendekati akhir bakaran, maka cenderung panas di bibir dan di jari. Adapun pengeleman tipping paper juga mulai melemah pada akhir bakaran, sehingga mampu mendukung sensasi panas yang ada pada rokok ini. Untuk sensasi chemical taste pada akhir bakaran, saya tidak mendeteksinya sama sekali. Namun, untuk rasa sendiri, saya merasa rokok ini merupakan "weak version" dari U Bold yang dahulu beredar di pasaran. Meskipun saya bisa menikmatinya dengan cukup baik, akan tetapi dikarenakan adanya perubahan kadar serta ukuran batang membuat rokok ini seakan mengalami perubahan rasa yang cukup signifikan. Meskipun karakter rokok ini tetap terhitung sama dan tidak berbeda jauh. Saya cenderung cukup menyukai rasa rokok ini, meskipun saya pribadi agak kurang begitu klop dengan sensasi yang seakan agak hilang dari U Bold versi lama. Mungkin saya perlu adaptasi lebih jauh dengan rasa rokok ini. Untuk rasa sendiri saya beri nilai 8.55 dari 10.

KESIMPULAN

Dengan kualitas kelas Dunia yang ditawarkan oleh rokok ini, dan dengan semangat yang baru yang ditawarkan oleh rokok ini, membuat rokok ini seakan menjadi rokok SKM Full Flavor Value For Money yang mampu diperhitungkan di tengah persaingan industri rokok yang semakin sengit. Adapun kelemahan dari rokok ini ialah rasa yang cenderung lemah bila dibandingkan dengan versi sebelumnya, cenderung panas di bibir dan jari ketika akhir bakaran, serta pengeleman yang mulai melemah di akhir bakaran. Untuk distribusi sendiri, rokok ini terhitung esok hari sudah mulai bisa ditemukan di berbagai warung, toko, dan modern trade (terutama Indomaret). Distribusi terhitung merata esok hari dikarenakan produk ini merupakan relaunching dari U Bold. Overall, saya memberi nilai rokok ini 9.41 dari 10. Artinya rokok ini menang pada harga dan kemasan, namun untuk rasa cenderung agak lemah dan biasa saja. Meskipun saya cenderung bisa menikmati rokok ini, akan tetapi saya agak kurang merekomendasikannya bagi Anda yang berbudget lebih. Namun bagi Anda yang memiliki budget sedikit, saya sangat merekomendasikannya.

Demikian postingan saya kali ini. Bila ada pertanyaan silahkan email saya, mention saya di @ReviewRokok, like Page Facebook blog ini di fb.me/ReviewRokok hubungi saya via WhatsApp di tombol diatas serta add ID Line saya yakni reviewrokok. Sekian dan terima kasih.

Comments

Popular posts from this blog

XPLORE CACAO, SKM FULL FLAVOR PERTAMA DI INDONESIA DENGAN CACAO (30%) CIGARETTE PAPER DARI KT&G

Selamat malam,
Sudah sekitar hampir satu bulan saya tidak menulis pada blog tercinta kali ini. Banyak waktu yang sudah terlewatkan sejauh ini, namun saya berusaha mengejar ketertinggalan itu dengan sebaik mungkin. Meskipun memang Dunia saat ini sedang mengalami pandemik COVID-19, hal ini tentunya tidak membuat admin menyerah dalam menjalani hidup. Salah satu hal yang bisa dilakukan ialah menulis, dan ini merupakan hobi yang cukup menyenangkan.
Review kali ini ialah rokok yang sejatinya baru saja diluncurkan sekitar awal Juni ini. Peluncuran rokok ini dilakukan sekitar tanggal 2 Juni 2020, di saat pandemik COVID-19 masih mewabah. Saya agak heran secara pribadi ketika KT&G Indonesia pada akhirnya bisa meluncurkan terobosan terkini pada kategori yang minim inovasi ini, mengingat banyak pabrik rokok menunda sementara peluncuran produk terbarunya. 
Rokok ini kita namakan sebagai Xplore Cacao, mengingat kemungkinan besar masih banyak varian Xplore yang akan diluncurkan kembali oleh KT&…

ESSE CHANGE JUICY, SKM LTLN SUPERSLIMS PERTAMA DENGAN TROPIZ FRUIT SENSATION (MANGOSTEEN FLAVOR TIPPED DAN MANGOMINT CAPSULE)

Selamat sore,
Sudah lama saya tidak membuka dan menuliskan blog ini, dikarenakan terkait dengan masalah pribadi yang saya alami beberapa bulan terakhir. Adapun untuk Anda yang menanyakan kapan saya mereview Dunhill International Lights dan Menthol, tunggu saja hingga rentetan review produk SKM selesai terlebih dahulu. Harap maklum. Hal ini dikarenakan kondisi mood saya yang kurang stabil beberapa bulan lalu, sehingga saya tidak ada mood untuk menulis. 
Review yang saya akan buat kali ini ialah Esse Change Juicy, dimana Esse Change Juicy ini merupakan produk pertama dari KT&G yang menggabungkan dua jenis sensasi buah dalam satu batang rokok. Untuk rasa buah sendiri yang ada pada rokok ini, terdiri dari dua jenis buah. Yakni Manggis atau Mangosteen yang terletak pada bagian tipping, dan Mangga atau Mango (dalam bentuk Mangomint Capsule). Esse Change Juicy ini mungkin merupakan sebuah terobosan yang sekiranya sesuai dengan konteks segmentasi pasar dari produk Esse SKM sendiri, yakni…

FORTE EXTRA BREEZE, SPM EXTRA LIGHTS DENGAN KEUNGGULAN CHARCOAL FILTER DAN TOBACCO WRAPPED

Selamat sore,
Sudah lama saya tidak menuliskan berbagai review rokok yang ada di Indonesia. Hal ini terjadi dikarenakan kondisi saya pada masa lampau tidak memungkinkan untuk mereview rokok. Saat masa lampau, sebenarnya kondisi saya sangat tidak stabil, dan juga saya merasa banyak tekanan terjadi pada diri saya. Harap maklum.
Pada kesempatan kali ini, saya akan mereview satu produk yang sekiranya baru masuk pasaran Indonesia terhitung pada minggu lalu. Yakni Forte Extra Breeze. Forte Extra Breeze sekiranya merupakan produk Extra Lights pertama yang menggunakan Tobacco-wrapped paper (atau sekiranya sering saya sebut sebagai Reconstituted Tobacco Sheet). Produk ini sekiranya merupakan pesaing terdekat dari Mevius Sky Blue, dimana keunggulan dari rokok ini hampir sama dengan produk tersebut, namun bedanya terletak pada ukuran dan kertas rokoknya. Varian ini sebenarnya sudah masuk pasar Jepang, namun dengan nama berbeda, yakni Forte Extra Lights.
Saya pada saat ini tidak sempat membuat a…